MEDIALITERASI.ID | NABIRE – Panglima Kodap II TPNPB–OPM Wilayah Nabire, Didimus Tigi, menegaskan bahwa surat yang beredar dan mengatasnamakan komando mereka merupakan surat palsu serta bukan berasal dari struktur resmi Kodap II.
Didimus menyatakan surat tersebut merupakan hasil rekayasa, termasuk dugaan pemalsuan tanda tangan dan pencantuman nama Panglima Tertinggi West Papua Army, Demianus Magai Yogi.
“Surat itu bukan dari kami. Itu adalah surat palsu dan hasil rekayasa oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi di perusahaan PT Mosairo tidak berada di bawah komando Kodap II TPNPB–OPM Wilayah Nabire. Pihaknya juga menegaskan tidak pernah mengeluarkan perintah maupun surat resmi terkait kejadian tersebut.
Selain itu, Didimus mengimbau masyarakat West Papua agar tidak mudah mempercayai informasi atau surat yang beredar tanpa verifikasi resmi. Ia menilai terdapat dugaan penyebaran informasi yang tidak benar oleh oknum tertentu, termasuk pemberitaan yang dikaitkan dengan Tribun Papua Tengah.
“Kami meminta seluruh rakyat West Papua agar tidak mudah percaya pada berita hoaks yang disebarkan oleh oknum tertentu,” tambahnya.
Klarifikasi ini disampaikan untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. (Rex Andru)







