Home / BERITA

Kamis, 5 Januari 2023 - 08:31 WIB

DPP LDII Ingatkan Masyarakat Waspada, Meskipun PPKM Dicabut Presiden

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo telah mengumumkan pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Meskipun PPKM sudah dicabut, DPP LDII meminta masyarakat tetap berhati-hati dengan waspada, menjaga kesehatan dan kebersihan. Kamis (05/01/2023)

“Tidak ada ruang publik yang bisa dipastikan aman dari virus, termasuk di masa endemi ini. Untuk itu masyarakat harus tetap menjaga kebersihan. Mencuci tangan dengan sabun usai berkegiatan dan sebelum makan, sebagai upaya menjaga Kesehatan,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Menurutnya, kebiasaan memakai masker saat pandemi lalu perlu dilanjutkan sebagai upaya pencegahan, kebiasaan baru atau new normal memang tak bisa dihindari. Manusia harus beradaptasi dan hidup berdampingan dengan virus, Covid-19 sekalipun. Ia mencontohkan, kasus Covid-19 di China naik kembali, karena virus tak bisa sepenuhnya menghilang, “Umat manusia harus makin meningkatkan imunnya, dengan gaya hidup sehat,” tuturnya.

Baca Juga  Akhir Tahun, Presiden Prabowo Tinjau Langsung Pemulihan Pascabencana di Sumatra

Kesehatan menjadi mahal bila masyarakat mengabaikan kebersihan, “Sehat sendiri itu bisa dibangun dengan istirahat cukup, menjaga pola makan, mengkonsumsi vitamin. Dan tentu saja berolahraga. Dengan demikian imunitas terjaga,” papar KH Chriswanto.

Ia juga meminta pemerintah juga memastikan virus tidak menyebar melalui kedatangan wisatawan, “Tidak hanya wisatawan dari negeri China, tapi negara-negara lain. Virus tak mengenal batas negara ataupun ras,” imbuhnya. Bila hanya menyasar satu negara, negeri ini terjebak mengikuti sinopsis yang dilakukan negara-negara lain, yang justru merusak persahabatan antarbangsa.

LDII juga meminta agar pemerintah tetap dan terus memfasilitasi melanjutkan vaksinasi sampai booster gratis, hingga mencapai 80% penduduk. “Kami siap membantu pemerintah mensosialisasikan dan melancarkan vaksinasi booster,” tegas Chriswanto.

Baca Juga  Satlantas Pijay Pasang Pamplet Keselamatan Berlalu Lintas di Titik Rawan Kecelakaan

Sementara itu pakar epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman, berharap pemerintah mengetatkan pemeriksaan virus Covid-19. Senada dengan Ketua Umum DPP LDII, ia menyarankan skrining bukan hanya menyasar satu negara.

Dicky mengatakan Covid-19 merupakan virus yang sudah menjadi pandemi global. Dengan begitu, kebijakan tersebut juga harus diterapkan terhadap semua negara. “Indonesia perlu memperkuat skrining atau pengetatan kriteria masuk dari negara yang berpotensi mengalami lonjakan subvarian Covid-19, dan berlaku untuk umum,” kata dia.

Lebih lanjut, Dicky juga mengimbau agar masyarakat terus menerapkan kebiasaan yang baik, dengan mengenakan masker. Menurutnya, meskipun pandemi Covid-19 telah melandai di Indonesia, menggunakan masker mencegah virus memasuki tubuh secara langsung.

Reporte : RJ | Photo : Rinto Jonathan | Editor : Rinto

Share :

Baca Juga

Masuk Jaringan Global, UIA Paya Lipah Hadiri WCCE 2026 Kemenekraf RI

BERITA

Hadiri WCCE 2026, Rektor UIA Dorong Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah

BERITA

Tgk Zulfikar Harapkan Peningkatan Sarana Pendidikan pada Hari Santri Nasional 2026

Ekonomi

BREAKING: Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Mulai Hari Ini – Arahan Survival Mode Prabowo

ACEH

BREAKING: Kapolri Cek Langsung Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie – Lab Narkoba Terbesar Se-Indonesia Terbongkar!

ACEH

Terus Berikhtiar untuk Rakyat! Bupati Iskandar Al-Farlaky Konsisten Perjuangkan Bantuan Jadup Korban Banjir

BERITA

45 Santri Misbahul Ulum Tampilkan Silat Tapak Suci pada Hari Santri Nasional 2026

BERITA

Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan

ACEH

Bantuan UMKM Pusat di Aceh Timur Dikeluhkan, Pedagang Kecil Keluhkan Syarat Administrasi NIB