Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / RELIGI / RUBRIK / SOSIAL

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:26 WIB

‘Satu Lentera Padam’, Bupati Al-Farlaky: Kepergian Abiya Kehilangan Cahaya bagi Umat

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR —  Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut wafatnya Tgk. H. Abu Bakar atau Abiya Blang Mideun sebagai kehilangan besar bagi masyarakat Aceh Timur.

Hal itu disampaikan Bupati saat bertakziah di Dayah Bustanurridha, Gampong Blang Mideun, Kecamatan Julok, Selasa 30 Juni 2026.

“Hari ini satu lentera umat telah padam. Almarhum telah mengabdikan hidupnya untuk dakwah dan pendidikan Islam. Ilmu yang diwariskan serta perjuangannya membesarkan dayah menjadi amal jariyah yang terus mengalir di sisi Allah SWT,” ujar Al-Farlaky.

Baca Juga  Gerakan Rakyat Sepakat Mendirikan Partai Politik, Sahrin Hamid Ditunjuk Ketua Umum

Bupati menilai dedikasi Abiya dalam mengembangkan dayah tradisional merupakan warisan berharga. Ia mengajak masyarakat menjadikan wafatnya Abiya sebagai pengingat memperbanyak amal ibadah.

Baca Juga  Satlantas Polres Bener Meriah Terapkan Buka Tutup Jalur Lokasi Pacuan Kuda

“Kehilangan ulama adalah kehilangan cahaya bagi umat. Karena itu mari kita terus memperbanyak amal saleh dan meneruskan nilai-nilai yang telah diajarkan beliau,” katanya.

Al-Farlaky juga berharap Dayah Bustanurridha melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan menjaga syiar Islam di Aceh Timur.(AYD)

Share :

Baca Juga

BERITA

Dari Membaca ke Menulis: Pelajar Aceh Utara Diasah Jadi Pengulas Buku yang Kritis

ACEH

Aceh Timur Raih Predikat “Istimewa” Indeks Reformasi Hukum 2026 dengan Skor 92,6

BERANDA

Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi TPL, Kerugian Negara Sementara Capai Rp2 Triliun

BERANDA

Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, Tsunami 1,6 Meter dan 70 Orang Tewas

ACEH

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp7,92 Miliar Modal Usaha Tahap II untuk 1.584 Penerima

BERANDA

Polda Metro Jaya Kerahkan 9.242 Personel Amankan 31 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

BERANDA

Penasihat Gubernur Aceh Nilai Bantuan Alsintan Rp2,5 Triliun dari Kementan Rawan Salah Sasaran dan Mangkrak

BERANDA

Disebut “Pengupas Bawang Rp700 Ribu/Kg” oleh Presiden Prabowo, Ibu Susanah dari Cileungsi Klarifikasi: Saya Penjahit