Home / BERITA

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:05 WIB

Kongres X PERMAHI Satukan Dualisme Kepemimpinan, Azhar Sidiq Terpilih sebagai Ketua Umum

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Kongres X Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) yang digelar pada 2–5 Februari 2026 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum, Kementerian Hukum Republik Indonesia, menetapkan Azhar Sidiq sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERMAHI periode 2026–2028. Kongres ini sekaligus menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan yang sempat terjadi di tubuh organisasi.

Pemilihan Ketua Umum DPN PERMAHI dilakukan melalui mekanisme sidang kongres yang diikuti oleh 40 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari total 53 DPC PERMAHI se-Indonesia. Dari proses pemungutan suara tersebut, Azhar Sidiq memperoleh 24 suara, disusul Chairul Anwar dari Cabang Ambon dengan 16 suara, sementara M. Pati Abdillah dari Cabang Jakarta Selatan tidak memperoleh suara.

Kongres X PERMAHI dinilai memiliki arti penting karena menjadi forum penyelesaian dinamika internal organisasi, khususnya dualisme kepemimpinan yang sebelumnya berkembang. Dua kepemimpinan yang dipimpin oleh Saiful Salim dan Fahmi Namakule sepakat melebur melalui mekanisme organisasi yang disepakati dalam kongres.

Baca Juga  Pelantikan DPN PERMAHI 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Mahasiswa Hukum Indonesia

Proses penyatuan tersebut dilakukan melalui dialog dan rekonsiliasi antar unsur organisasi, yang kemudian menghasilkan kepemimpinan baru yang diterima secara kolektif oleh peserta kongres.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Azhar Sidiq menyatakan bahwa hasil kongres merupakan keputusan bersama seluruh kader PERMAHI.

“Kemenangan ini bukan milik satu orang atau satu kelompok, melainkan hasil keputusan kolektif seluruh kader PERMAHI di Indonesia,” ujar Azhar.

Ia juga menegaskan bahwa berakhirnya kongres menjadi momentum untuk mengakhiri perbedaan internal di dalam organisasi.

Baca Juga  Aktivis KontraS Disiram Air Keras, PERMAHI Minta Komisi III DPR Kawal Pengusutan

“Kongres telah selesai. Perbedaan kita sudahi. Hari ini kita kembali dalam satu barisan sebagai PERMAHI,” katanya.

Mengusung tagline “PERMAHI Mendunia”, Azhar menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi serta meningkatkan peran cabang sebagai basis utama gerakan PERMAHI.

“Saya siap turun langsung ke cabang-cabang untuk menyapa kader, mendengar persoalan di daerah, dan bergerak bersama. PERMAHI dibangun dari cabang, bukan hanya dari pusat,” ujarnya.

Menurut Azhar, fokus utama kepengurusan ke depan adalah menjaga persatuan organisasi sekaligus mendorong PERMAHI agar lebih berdaya saing dan berperan aktif di tingkat nasional hingga internasional.

Menutup pernyataannya, Azhar mengajak seluruh kader PERMAHI untuk bekerja secara kolektif demi kemajuan organisasi. (Rifki Sapa)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru

ACEH

Bangunan di Kompleks PT Bumi Flora Aceh Timur Terbakar, Polisi Turun ke Lokasi

BERANDA

Situasi di PT Bumi Flora Memanas, Konflik 36 Tahun Kembali Pecah Jelang Perpanjangan HGU