Home / ACEH / BERITA

Minggu, 8 Maret 2026 - 06:12 WIB

Percepatan Huntara Pascabanjir Aceh Utara Capai 82 Persen, Pers Ingatkan Pendataan Bantuan Tepat Sasaran

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Pembangunan 4.500 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Utara telah mencapai 82 persen. Pemerintah daerah menargetkan seluruh warga yang rumahnya rusak berat dapat menempati hunian sementara tersebut sebelum Hari Raya Idulfitri.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil saat diskusi dan audiensi bersama Aliansi Pers Rehab Rekon Aceh di Caffe MJ, Desa Pante Breuh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (7/3/2026).

Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa mengatakan banjir yang terjadi pada 26 November 2025 berdampak pada 25 dari 27 kecamatan di Aceh Utara sehingga pemerintah daerah mempercepat program rehabilitasi dan rekonstruksi bagi warga terdampak.

“Kami menargetkan seluruh warga yang rumahnya rusak berat dapat menempati huntara sebelum IdulFitri,” kata Ayah Wa.

Selain pembangunan hunian sementara, pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan 1.000 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir. Dalam waktu dekat, 103 unit huntap bantuan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dijadwalkan akan diresmikan.

Baca Juga  Kantor DPRD Jawa Timur dan 4 Rumah Terduga Kasus Korupsi di Geledah KPK

Ayah Wa menyebut perhatian pemerintah pusat terhadap pemulihan Aceh Utara cukup besar. Sejumlah menteri dan pejabat pusat telah berkunjung langsung untuk meninjau kondisi wilayah terdampak banjir, termasuk daerah yang sempat terisolasi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga tengah merampungkan pendataan rumah kategori rusak ringan untuk mempercepat penyaluran bantuan dana stimulan kepada masyarakat terdampak.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan para keuchik dan camat agar segera menyelesaikan pendataan tersebut sehingga bantuan dapat disalurkan sebelum Lebaran.

Dalam diskusi tersebut, para jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Pers Rehab Rekon Aceh turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait percepatan pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan hunian, distribusi bantuan, serta transparansi data penerima bantuan.

Salah satu peserta audiensi, Zulkifli Aneuk Syuhada, menilai percepatan pembangunan hunian bagi korban banjir di Aceh Utara patut diapresiasi.

“Aceh Utara sangat luar biasa karena mampu mengerjakan pembangunan huntara secara bersamaan dengan huntap. Sementara di Aceh Timur kami masih fokus pada pembangunan huntara, sedangkan huntap belum dimulai dan huntara pun masih banyak yang belum terselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga  TPN OPM-WPA Divisi II MAKODAM PEMKA IV Paniai, Peringati 54 Tahun Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat

Ia mengatakan dalam perjalanan pulang ke Aceh Timur, ia melewati wilayah Aceh Utara dan melihat langsung proses pembangunan yang sedang berlangsung.

“Jalan pulang ke rumah saya melewati Kabupaten Aceh Utara. Kami sangat berharap pembangunan huntara bisa segera selesai sehingga masyarakat yang rumahnya rusak berat tidak terlalu lama tinggal dalam kondisi serba terbatas,” katanya.

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak warga terdampak banjir yang masih menumpang di rumah keluarga atau tinggal di tempat yang kurang layak.

Zulkifli juga mengingatkan pentingnya proses pendataan penerima bantuan agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan.

“Kami percaya pemerintah sedang berusaha, namun kami berharap proses pendataan benar-benar tepat sasaran sehingga bantuan ini bisa dirasakan oleh warga yang memang terdampak banjir. Para kepala desa harus memastikan hal itu, jangan sampai ada warga yang tercecer atau bantuan tidak tepat sasaran,” katanya.

Diskusi tersebut berlangsung terbuka dengan fokus pada percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara. (EQ)

Share :

Baca Juga

Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

ACEH

ABEH UBEE ABEH: Slogan Persiraja yang Harus Dibuktikan di Atas Lapangan, Bukan Sekadar Tulisan

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah