Home / BERANDA / BERITA / FEATURE

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:52 WIB

14 Tahun Rawat Majikan di Taiwan, TKW Asal Indonesia Dapat Warisan Rp1 Miliar dari Aktor Chen Sun Young

MEDIALITERASI.ID | TAIWAN — Kesetiaan selama 14 tahun merawat majikan di perantauan mengantarkan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia bernama Yuli pada kisah haru yang tak terduga. Ia tidak hanya dianggap sebagai keluarga oleh majikannya, seorang aktor Taiwan bernama Chen Sun Young, tetapi juga mendapat warisan senilai lebih dari Rp1,6 miliar setelah sang majikan meninggal dunia.

Selama belasan tahun di Taiwan, Yuli bekerja merawat Chen. Hubungan yang awalnya hanya sebatas majikan dan pekerja, perlahan berubah menjadi ikatan emosional seperti ayah dan anak.

Kedekatan itu semakin kuat ketika kondisi kesehatan Chen menurun. Yuli dikisahkan selalu siaga mendampingi. Bahkan, suatu malam sekitar pukul 02.00 dini hari, ia mendapati kondisi Chen melemah dan dengan sigap membawanya ke rumah sakit. Tindakan cepat itu menyelamatkan nyawa Chen saat itu.

“Sejak saat itulah, Chen semakin menganggap Yuli sebagai bagian dari keluarganya dan meminta Yuli memanggilnya ‘Papa’,” tulis sumber dekat keluarga tersebut.

Baca Juga  Dua Orang Diamankan Terkait Bentrokan di Menteng, Polisi Dalami Peran Masing-masing

Pengorbanan Yuli selama merawat Chen tidaklah ringan. Ia mengaku waktu tidurnya pernah hanya sekitar satu jam dalam sehari demi memastikan kondisi sang majikan tetap terurus, terutama ketika penyakit mulai menggerogoti tubuh Chen.

Bagi Chen, kehadiran Yuli adalah anugerah. Aktor senior itu pernah mengungkapkan rasa bahagianya karena selalu dibantu dan diperhatikan dengan tulus, tanpa mengenal lelah. Jarak antara majikan dan pekerja pun perlahan menghilang.

Menjelang akhir hayatnya, Chen yang berusia 80 tahun sempat dinyatakan memiliki harapan hidup sekitar tiga minggu. Namun takdir berkata lain. Empat hari setelah vonis dokter, kondisi Chen memburuk dengan cepat.

Yuli masih mengingat momen terakhir itu dengan jelas. Beberapa jam sebelum meninggal, Chen masih sempat minum susu dan tersenyum seperti biasa. Tidak lama kemudian, ia pergi untuk selamanya.

Baca Juga  Kuasa Hukum Tinjau Lokasi Penemuan Jasad M. Alfarisi, Soroti Kejanggalan

Bagi Yuli, kepergian itu bukan sekadar kehilangan majikan, melainkan kehilangan sosok ayah.

Setelah Chen meninggal dunia, Yuli kemudian mengetahui bahwa dirinya mendapat warisan sekitar Rp1 miliar dalam bentuk uang tunai serta perhiasan emas senilai sekitar Rp620 juta. Warisan tersebut disebut sebagai bentuk terima kasih dan penghargaan Chen atas kesetiaan Yuli selama 14 tahun mendampinginya.

Namun bagi Yuli, harta bukanlah hal yang paling berharga dari perjalanan panjang itu.

Setelah kehilangan sosok yang telah ia panggil “Papa”, Yuli memilih kembali ke Indonesia. Ia pulang membawa kenangan tentang seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya, serta pelajaran bahwa ketulusan dan kesetiaan yang diberikan dengan sepenuh hati terkadang meninggalkan jejak yang jauh lebih berharga dari sekadar warisan. (*)

Share :

Baca Juga

BERITA

108 Polisi Siap Jadi Bapak Asuh, Pelajar di Tangerang Dipantau agar Tak Terjerumus Aksi Massa

BERANDA

Bangga! Veda Ega Pratama Siap Guncang Mandalika, Peluang Podium di Kandang Sendiri Terbuka Lebar

BERANDA

Hadiri Maulid di SMPN 1 Idi Rayeuk, Kadisdikbud Aceh Timur Apresiasi Penguatan Karakter Religius Siswa

BERITA

PIM Serahkan Truk Pengangkut Sampah kepada Pemko Lhokseumawe

ACEH

Islah di Aceh Timur: Bupati Al-Farlaky dan Wabup T. Zainal Abidin Akhiri Miskomunikasi, Disaksikan Panglima GAM

BERANDA

MK: Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Gugatan PHPU Tak Dapat Diterima

BERITA

Perkuat Riset Hukum Waris, Fakultas Syariah UIA Gandeng Kantor Pewarisan di Malaysia

BERITA

Teknologi Peringatan Dini Satelit Michibiki Mulai Diuji di Museum Tsunami Aceh