Home / BERANDA / BERITA / MANACANEGARA / OLAHRAGA

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:31 WIB

Lawan Argentina dan Wasit FIFA”: Peringatan Lamine Yamal Jelang Final Piala Dunia 2026

Lamine Yamal: “waspada kontroversi kepemimpinan wasit. Spanyol vs Argentina final di MetLife Stadium Amerika Serikat”

MEDIALITERASI.ID | NEW YORK – Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, melontarkan peringatan jelang final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Pemain 19 tahun itu mengaku khawatir tidak hanya menghadapi Lionel Messi dan kawan-kawan, tetapi juga soal kepemimpinan wasit FIFA.

Pernyataan itu muncul setelah Spanyol memastikan tiket final usai mengalahkan Prancis 2-0 di Dallas Stadium. Sementara Argentina lebih dulu lolos usai menumbangkan Inggris. Duel Spanyol vs Argentina dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, New York New Jersey.

“Kami Akan Bermain Lebih Ekstra”

Menanggapi kemungkinan bertemu Argentina di final, Yamal sebelumnya sudah menyebut itu sebagai skenario impiannya. Namun kini nada Yamal berubah lebih waspada.

“Jika kami akan bertemu Argentina di final maka kami akan bermain lebih ekstra dari hari ini,” ujar Yamal.

Ia menyoroti sejumlah keputusan kontroversial yang mewarnai laga-laga Argentina belakangan ini. “Hal yang paling saya takutkan, saya akan melawan timnas Argentina dan wasit FIFA. Karena mungkin semua negara manapun tahu pertandingan Argentina belakangan ini penuh dengan kontroversi. Maka kami akan berhati-hati jika menghadapi mereka nanti karena sedikit saja mereka mendapat senggolan maka disitu peluit wasit akan berbunyi,” katanya.

Baca Juga  Saibari Bawa Maroko Kalahkan Skotlandia 1-0 di Laga Kedua Grup C Piala Dunia 2026

Kekhawatiran Yamal bukan tanpa alasan. Di semifinal melawan Prancis, Spanyol mendapat penalti setelah Yamal dilanggar Lucas Digne di kotak penalti. Keputusan itu memicu protes keras dari kubu Prancis dan perdebatan soal handball di fase buildup.

Rekan setim Yamal, Rodri, bahkan mengkritik FIFA karena dinilai gagal melindungi Yamal dari pelanggaran berulang. “Kami sudah menghadapi situasi ini selama tiga pertandingan, terlalu banyak pelanggaran… Jika wasit tidak meniupnya, maka pertahanan akan terus melakukan hal yang sama,” kata Rodri.

Scaloni Anggap Spanyol Favorit

Pelatih Argentina Lionel Scaloni menanggapi santai pernyataan Yamal. Ia justru memuji Spanyol sebagai salah satu favorit juara.

Baca Juga  Biaya Renovasi Lantai 2 BRIN Capai 6.1 M

“Saya setuju. Saya tidak berpikir apa yang dia katakan salah. Bahkan sebelum Piala Dunia, kami sudah mengatakan mereka adalah favorit,” ujar Scaloni.

Scaloni juga melontarkan pujian khusus untuk Yamal jelang final. “Saya berharap kami bisa mengurung Lamine di kamarnya. Dia pemain fantastis, harta karun untuk sepak bola, dia masih sangat muda, dengan lebih banyak hal untuk diberikan pada permainan kita,” kata Scaloni.

Bertema “Estafet Messi-Yamal”

Final ini juga menjadi sorotan karena mempertemukan Lionel Messi dengan Yamal yang disebut-sebut sebagai penerusnya di Barcelona. Messi sendiri telah mencetak 8 gol dalam 7 pertandingan di Piala Dunia ini.

Argentina mengincar gelar back-to-back pertama sejak Brasil 1962. Sementara Spanyol hanya kebobolan 1 gol sepanjang turnamen dengan 6 clean sheet dari Unai Simon.

“Jika Spanyol menguasai penguasaan bola dan mencegah Argentina mengubah final menjadi perebutan di akhir laga, La Roja punya peluang memenangkan Piala Dunia kedua mereka,” tulis laporan preview. (*)

Share :

Baca Juga

ACEH

Rp435,32 Miliar untuk Penyintas Banjir Sumatera Cair, Aceh Utara Dapat Rp328 Miliar: Benarkah Sampai ke Warga?

MANACANEGARA

Tragis! Pastor di Ekuador Meninggal Tertimpa Salib Saat Khotbah Tentang Kematian
Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

ACEH

ABEH UBEE ABEH: Slogan Persiraja yang Harus Dibuktikan di Atas Lapangan, Bukan Sekadar Tulisan

HUKUM

PERANCIS MEMBARA: Gedung Bersejarah 143 Tahun Dibakar Amuk Massa, Menara Jam Runtuh di Tengah Demo Biaya Hidup

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum