Home / BERITA / NASIONAL

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Polda Metro Jaya Pamerkan Barang Bukti Dugaan Korupsi Senilai Rp476 Miliar

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA  – Polda Metro Jaya memamerkan barang bukti hasil penggeledahan yang berkaitan dengan tiga perkara dugaan tindak pidana korupsi. Barang bukti tersebut ditampilkan dalam konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (10/7), dengan total nilai diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar, termasuk 74 kilogram emas batangan.

Perkara tersebut ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

Berdasarkan pantauan di lokasi, barang bukti yang dipamerkan terdiri atas emas batangan, uang tunai dalam mata uang rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura. Selain itu, polisi juga memperlihatkan sejumlah kontainer plastik, perangkat komputer, dokumen, serta beberapa barang bukti lain yang masih ditutup menggunakan selimut.

Baca Juga  Lembaga ANTARTIKA Mendukung Penuh Pemberantasan dan Penangkapan Para Koruptor di Indonesia

Barang bukti tersebut merupakan hasil penggeledahan di sejumlah lokasi, di antaranya sebuah kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, dan sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor.

Dilansir Detik.com, Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto menjelaskan, barang bukti tersebut ditemukan di dalam sebuah brankas di rumah di Sentul. Saat brankas dibuka, penyidik menemukan tujuh koper yang berisi 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta. Nilai keseluruhan barang bukti tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.

Masih menurut Detik.com, penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan tiga perkara dugaan korupsi, yakni dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang diduga berkaitan dengan peristiwa pemadaman listrik (blackout), dugaan korupsi pengelolaan investasi PT Asabri, serta dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait penyelesaian utang PT Cakra Buana Sukses (CBS) kepada PT Krakatau National Industri (KNI).

Baca Juga  Kejari Kembali Sita 248 Juta Rupiah atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi PPJ Kota Lhokseumawe

Sementara itu, Antara melaporkan tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melakukan penggeledahan di 13 lokasi yang diduga berkaitan dengan tiga perkara tersebut. Penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengamankan alat bukti guna mendukung proses penyidikan.

Hingga konferensi pers berlangsung, penyidik belum mengumumkan identitas pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka maupun menjelaskan secara rinci konstruksi masing-masing perkara. Kepolisian menyatakan perkembangan penyidikan akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai. (EQ)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati