Home / BERITA

Kamis, 2 April 2026 - 08:02 WIB

Kapolda Aceh Buka Latihan Jungle Warfare Brimob di Aceh Utara

Medialiterasi.id | Lhoksukon – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, secara resmi membuka latihan taktis Brimob bertajuk Jungle Warfare dan kolaborasi Quick Response Pelayanan Kamtibmas di wilayah pedalaman Aceh Utara, Rabu (1/4/2026). Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

Sebanyak 144 personel pilihan dari Satbrimob Polda Aceh mengikuti pelatihan tersebut. Dalam upacara pembukaan, Polres Aceh Utara dan Polres Lhokseumawe turut mengerahkan masing-masing 100 personel.

“Latihan taktis ini merupakan upaya untuk meningkatkan dan memelihara kemampuan personel agar tetap optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan menghadapi gangguan kamtibmas berintensitas tinggi,” ujar Marzuki.

Ia menjelaskan, dinamika situasi global dan nasional yang berkembang cepat dan kompleks menuntut kesiapan aparat keamanan dalam menghadapi berbagai ancaman, baik konvensional maupun nonkonvensional, seperti kejahatan transnasional, terorisme, hingga potensi konflik sosial.

Baca Juga  Danrem 011/LW Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang 17 KM di Gunung Salak 

Menurutnya, kondisi geografis wilayah hukum Polda Aceh yang didominasi hutan, pegunungan, dan daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri bagi personel Brimob. Oleh karena itu, latihan jungle warfare dinilai penting untuk membekali kemampuan taktis dan teknis di medan berat.

“Latihan ini tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga menguji ketahanan mental, kecerdasan taktis, kemampuan adaptasi, serta soliditas tim dalam berbagai skenario ancaman,” katanya.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan moralitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh peserta mengikuti latihan dengan disiplin, tanggung jawab, serta mengutamakan faktor keamanan.

Latihan yang dipusatkan di area perkebunan PTPN dan sekitarnya ini berlangsung selama satu bulan, mulai 30 Maret hingga 28 April 2026, dengan melibatkan total 413 personel, terdiri dari 217 personel Satbrimob dan 196 personel dari jajaran Polda Aceh.

Baca Juga  Pimpin Rakor Evaluasi Renja TJSLP Triwulan I, Pj Bupati Aceh Utara Paparkan 4 Prioritas

Seluruh rangkaian latihan disusun secara sistematis dengan skenario yang mendekati kondisi nyata di lapangan. Peserta dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan serta menjaga koordinasi tim dalam berbagai situasi.

Masyarakat diimbau tidak khawatir terhadap aktivitas tersebut karena selama latihan hanya digunakan peluru hampa dan ledakan ringan sebagai bagian dari simulasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Karo Ops Kombes Pol. Heri Heryandi, Dansat Brimob Kombes Pol. Zuhdi Batubara, Karolog Kombes Pol. Didi Wahyudi, Dir Binmas Kombes Pol. Donny Siswoyo, Kapolres Aceh Utara, serta Kapolres Lhokseumawe. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERANDA

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ACEH

Aceh Utara Bangkit: 384 Pemuda Diasah Jadi Tenaga Siap Kerja di UPTD BLKI Aceh Utara

BERITA

Hasil Ekshumasi dan Autopsi: Kematian Sutrimo Disebabkan Penyakit Jantung

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Ketua JWI Aceh Timur Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi