Home / BERITA

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:14 WIB

Skandal Kredit Sritex: Kejagung Periksa 10 Saksi dari Bank Daerah hingga Konsultan

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Penyidikan dugaan korupsi jumbo yang menyeret PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terus mengerucut. Kejaksaan Agung RI melalui Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) pada Selasa (12/8/2025) memeriksa sepuluh saksi kunci yang berasal dari perbankan, konsultan hukum, hingga akuntan publik.

Kasus ini terkait dugaan penyalahgunaan fasilitas kredit yang diberikan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB), PT Bank DKI, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada Sritex dan entitas anak usahanya. Kredit bernilai ratusan miliar rupiah itu diduga cair melalui proses yang sarat pelanggaran prosedur dan rekayasa analisis keuangan.

Baca Juga  Aksi Simpatik Anggota Satlantas Polres Aceh Timur Bantu Antarkan Warga ke Rumah Sakit

Para saksi yang diperiksa antara lain:

1. WK – Analis Pengembangan Bisnis Retail Bank Jateng.

2. TAS – Analis Kredit Korporasi Surakarta Bank Jateng.

3. HRD – Aji Wijaya & Co, Cyber 2 Tower.

4. GPAW – Aji Wijaya & Co, Cyber 2 Tower.

5. ASR – Relationship Manager Divisi Kredit Menengah PT Bank DKI (2020).

6. ARA – Pemimpin Divisi Menengah II PT Bank DKI (2020).

7. HG – Kredit Pembayaran Menengah dan Treasury PT Bank DKI (2020).

8. NP – Relationship Manager BNI.

9. ERN – Erna and Partner, KAP Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang dan Rekan (BDO Group).

Baca Juga  Penasihat Gubernur Aceh Nilai Bantuan Alsintan Rp2,5 Triliun dari Kementan Rawan Salah Sasaran dan Mangkrak

10. SMS – Pengusul Kredit Sindikasi BNI.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara atas nama tersangka ISL dan kawan-kawan,” tegas pejabat Kejagung.

Sritex, produsen tekstil raksasa yang sempat digadang-gadang sebagai eksportir kebanggaan nasional, kini terjerat berbagai persoalan hukum setelah gagal membayar utang miliaran dolar AS. Sejumlah kredit yang didapat dari bank daerah dan BUMN perbankan diduga diperoleh dengan laporan keuangan yang dimanipulasi, sehingga berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.

Dengan pemeriksaan saksi lintas sektor ini, penyidik diyakini tengah memetakan peran masing-masing pihak, dari analis kredit hingga pihak eksternal yang diduga membantu melancarkan pencairan kredit bermasalah tersebut. (M Ranto)

Share :

Baca Juga

BERITA

Hasil Ekshumasi dan Autopsi: Kematian Sutrimo Disebabkan Penyakit Jantung

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru

ACEH

Bangunan di Kompleks PT Bumi Flora Aceh Timur Terbakar, Polisi Turun ke Lokasi