Home / EDUKASI

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:18 WIB

KKN Tematik USK Dorong Pemulihan Trauma Anak Pascabanjir di Aceh

MEDIALITERASI.ID | PIDIE JAYA, ACEH – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Siklon Tropis Senyar Universitas Syiah Kuala (USK) berperan aktif dalam upaya pemulihan trauma psikologis anak-anak pascabanjir di Desa Buangan, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Melalui pendekatan edukatif dan pendampingan sosial, mahasiswa KKN berupaya mengembalikan semangat belajar dan bermain anak-anak yang terdampak bencana.

Banjir melanda Desa Buangan akibat curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama hingga menyebabkan luapan air mencapai ketinggian sekitar dua meter dan merendam seluruh permukiman serta fasilitas umum desa. Selain mengganggu aktivitas warga, banjir juga mengakibatkan sawah dan tambak warga tertimbun lumpur. Kondisi tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas dan kondisi psikologis anak-anak sebagai kelompok rentan pascabencana.

Berdasarkan data singkat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir mengakibatkan terganggunya aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat desa, serta membutuhkan dukungan pemulihan nonfisik, khususnya bagi anak-anak. Sejumlah kegiatan belajar mengajar tidak berjalan optimal, sehingga anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah tanpa aktivitas pendukung yang terarah.

Menanggapi kondisi tersebut, mahasiswa Kelompok 10 KKN Tematik Siklon Tropis Senyar (KKN TK-STS) USK Tahun 2026 melaksanakan pendampingan psikososial bagi anak-anak selama masa pengabdian. Kegiatan dilakukan hampir setiap hari selama kurang lebih 15 hari, dengan melibatkan puluhan anak dari usia Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) hingga sekolah dasar.

Baca Juga  Peran Guru dan Dosen dalam Proses Pembelajaran

Beragam aktivitas digelar, mulai dari permainan edukatif, ice breaking, pembelajaran ringan di TPA, lomba anak-anak, hingga kegiatan kelompok yang melatih kerja sama dan konsentrasi. Materi mitigasi bencana juga disampaikan melalui pendekatan bermain dan diskusi ringan, seperti pengenalan sikap aman saat hujan lebat, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta cara merespons situasi darurat secara tenang sesuai usia anak.

Ketua Kelompok 10 KKN TK-STS USK 2026, Muhammad Khatami, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk membantu anak-anak kembali merasa aman, percaya diri, dan aktif bersosialisasi.
“Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan psikologis anak-anak pascabencana. Kami ingin menciptakan ruang belajar dan bermain yang aman serta menyenangkan,” ujarnya.

Perubahan positif mulai terlihat setelah pendampingan berjalan. Anak-anak tampak lebih aktif, berani berpendapat, dan antusias mengikuti kegiatan. Interaksi sosial antar anak meningkat, serta semangat belajar dan bermain kembali tumbuh dalam suasana yang lebih positif.

Baca Juga  Jurusan HKI FASYA UIN SUNA Lhokseumawe Raih Akreditasi Unggul BAN-PT

Geuchiek Desa Buangan, Junaidi, mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN USK yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa. Ia menilai kegiatan pendampingan dan permainan edukatif yang dilakukan mahasiswa sangat membantu proses pemulihan psikologis anak-anak pascabanjir.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Tgk Imum Desa Buangan yang menilai kegiatan edukatif dan perlombaan anak-anak mampu menghadirkan kebahagiaan, menumbuhkan semangat, serta menciptakan suasana sosial yang lebih kondusif di tengah masyarakat.

Sebagai upaya keberlanjutan, mahasiswa KKN berkoordinasi dengan perangkat desa dan pengelola TPA agar kegiatan pendampingan anak dapat dilanjutkan secara mandiri setelah masa KKN berakhir.

Melalui KKN Tematik, Universitas Syiah Kuala menunjukkan peran perguruan tinggi dalam pemulihan pascabencana dengan menghubungkan pendekatan akademik dan kebutuhan nyata masyarakat. Program ini menegaskan bahwa KKN tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga pada pembangunan nilai kemanusiaan, empati, edukasi kebencanaan, dan kepedulian sosial di wilayah terdampak bencana. (Syakila)

Share :

Baca Juga

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

EDUKASI

Mahasiswa PNL Kembangkan TAKO.YU, Takoyaki Ikan Keumamah Khas Aceh

EDUKASI

Wakil Aceh di Ajang Nasional, Mahasiswa UIA Raih Runner Up 2 Duta Pendidikan

BERITA

Dari Membaca ke Menulis: Pelajar Aceh Utara Diasah Jadi Pengulas Buku yang Kritis

ACEH

Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Aceh Timur Ajak Warga Doa Bersama dan Jaga Perdamaian untuk Anak Cucu

EDUKASI

Tingkatkan Mutu Akademik, Prodi Ekonomi Syariah UIA Sambut Asesmen Lapangan LAMEMBA

ACEH

392 Calon Mahasiswa Asing dari 28 Negara Ikuti CBT IAIN Langsa 2026

EDUKASI

Pendidikan Indonesia: Masih Fair atau Sudah Menuju Good?