Home / BERANDA / BERITA / OPINI

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:07 WIB

ISRAEL KEOK !

Oleh M Rizal Fadillah*

Dalam pertempuran (battle) Israel dipastikan unggul, bagaimana tidak, Israel yang merupakan sebuah negara melawan Hamas yang hanya “ormas”. Didukung oleh “penguasa dunia” Amerika lagi. Negara Eropa juga terpaksa ikut lobi Yahudi yang mampu menyandera. Akan tetapi dalam peperangan (warfare) ternyata Hamas sukses, ia berdiri tegak sebagai pemenang. Israel keok..!

Lima bukti kekalahan Israel, yaitu :

Pertama, “negara bukan negara”. Israel kehilangan negara dalam arti penduduknya tidak menikmati kehidupan sebagai warga negara dari suatu negara. Mencaplok terus wilayah Palestina adalah bukti bahwa Israel selamanya selalu berada dalam kekurangan dan ketakutan. Setiap mendengar “Palestina” serasa palu godam dunia dipukulkan. Warga Israel khususnya di daerah pemukiman banyak yang kabur.

Kedua, gagal mengalahkan Hamas. Hingga 9 bulan Hamas eksis dan masih berjuang gigih. Komandan pasukan IDF menyatakan sulit untuk menghancurkan Hamas. Perang 1967 negara Arab kalah oleh Israel dalam 6 hari, perang Yom Kipur 1973 Israel mengalahkan gabungan negara Arab dalam 20 hari, namun kini Hamas bertahan hingga 9 bulan.

Baca Juga  Laporan Periodik PUSDALOPS - PB BPBD Aceh Utara

Ketiga, kegagalan dalam ruang diplomasi. Israel tidak mampu menyetir PBB dan perlindungan Amerika seperti perlindungan pada kerupuk terkena udara. Melempem. Dalam Sidang Umum PBB 143 Negara dukung Palestina, yang menolak anggota hanya 9, sedang 25 negara abstain. Israel jebol, gemoy, letoy.

Keempat, secara fisik Gaza hancur akibat bombardir dan puluhan ribu warga tewas, tetapi moral bangsa Palestina terus menguat. Simpati dunia membesar. Aksi protes hampir di seluruh dunia termasuk di AS dan Uni Eropa. Israel khawatir gerakan rekonstruksi fisik Gaza akan muncul sebentar lagi sesuai tuntutan. Penghancuran bangunan menjadi sia-sia.

Kelima, predikat Israel kini adalah penjahat. Pemimpin “genosida” Benyamin Netanyahu musuh dunia abad ini. Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan Surat Perintah penangkapan penjahat perang Netanyahu. Si Bibi sembunyi di bunker dengan pengawalan super ketat.

Semakin banyak negara atau pihak menjauhi Israel. Betapa tololnya jika di negara muslim ada kelompok penghianat normalisasi hubungan. Misalnya Rahim atau The Ibrahim Heritage Study Center for Peace yang mengatur pertemuan 5 pelaku dengan Presiden Israel Isaac Herzog dan mengklaim NU dan Indonesia mendukung Israel. Logo NU pun dicatut Rahim.

Baca Juga  Aklamasi di Musda Jatim, Arum Sabil Dapat Ucapan Selamat dari Tokoh Muda GEN

Israel sudah kehilangan wibawa dan berubah menjadi negara murahan. Masa Presiden Israel harus bertemu dengan aktivis sampah dan pelacur Indonesia untuk berbicara konflik Israel-Hamas dan hubungan Indonesia-Israel ? Kunyuk sekali.

Serangan 7 0ktober 2023 menjadi monumen kekalahan Israel. Kekalahan ini akan terus berlanjut hingga memang terbukti bahwa Israel itu tidak layak ada dalam peta. Dunia secara masif harus menggelorakan Boikot, Divestasi dan Sanksi BDS sampai Israel dibunuh atau terbantai. Life time Israel sudah cukup.

Bantuan pemerintah Indonesia harus tegas dengan menyiapkan pasukan, mengirim pelayanan untuk dan rekonstruksi, menghentikan impor barang Israel, memboikot produk terafiliasi, menutup sinagog dan museum holocaust, larang Rahim beroperasi, memberi sanksi 5 kejahatan terhadap bangsa, serta mewaspadai agen-agen Zionis di pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan.

Tinggalkan dan jauhi Israel. Israel sudah keok..!

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 18 Juli 2024

Share :

Baca Juga

OPINI

KABUT ASAP: Ketika Asap Lebih Paham Cara Menutupi Persoalan Daripada Pejabat yang Menanganinya

ACEH

ABEH UBEE ABEH: Slogan Persiraja yang Harus Dibuktikan di Atas Lapangan, Bukan Sekadar Tulisan

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

OPINI

Masker Untuk Rakyat, Topeng Untuk Penguasa: Ketika Negara Gagal Melindungi Warganya