Home / BERANDA / BERITA / NASIONAL

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:29 WIB

BNPB Usulkan Bantuan Rumah Rusak Berat Naik Jadi Rp70-Rp80 Juta per Unit

Demi Hunian Layak dan Tahan Bencana, BNPB Ajukan Kenaikan Stimulan Rumah Rusak Berat

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan kenaikan nilai bantuan stimulan untuk rumah rusak berat terdampak bencana. Nilainya diajukan naik dari Rp60 juta menjadi antara Rp70 juta hingga Rp80 juta per unit.

Usulan itu disampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) pembahasan penyesuaian bantuan stimulan menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB pada Kamis 2/7.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., mengatakan kenaikan diperlukan agar masyarakat terdampak bisa mendapatkan hunian yang memenuhi standar keamanan dan kelayakan.

“Penyesuaian bantuan stimulan rumah rusak berat bukan sekadar penambahan nilai bantuan, tetapi merupakan upaya negara untuk memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh hunian yang aman, layak, dan tahan terhadap risiko bencana di masa mendatang. Percepatan pemulihan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas hasil pembangunan,” ujar Suharyanto.

Baca Juga  Polri Percantik Bandara Soetta dengan Lukisan Karya Para Difabel

Alasan kenaikan: harga material dan akses wilayah: BNPB menyebut usulan tersebut didasari hasil monitoring dan evaluasi pembangunan hunian tetap (huntap) in-situ dan relokasi mandiri, khususnya di wilayah Sumatra.

Hasilnya menunjukkan bantuan Rp60 juta per unit belum cukup untuk membangun rumah yang layak dan tahan bencana.

Faktor lain yang mendorong kenaikan adalah peningkatan harga material bangunan, biaya konstruksi, serta tingginya biaya mobilisasi di daerah dengan akses terbatas.

Ruang lingkup dan dampak: BNPB juga mengusulkan agar skema bantuan stimulan melalui DSP diterapkan secara nasional. Dengan begitu tidak dibatasi pada lokasi atau jenis bencana tertentu. Kebijakan seragam dinilai bisa memberi kepastian dan mempercepat rehabilitasi serta rekonstruksi.

Baca Juga  Pemkab Aceh Utara Tambah Modal Bank Aceh Rp.24,5 M Dari Inbreng Tanah Eks Terminal Lhoksukon

Berdasarkan evaluasi BNPB, kenaikan nilai bantuan ditargetkan meningkatkan kualitas konstruksi. Di antaranya penguatan struktur pondasi dan kolom, penggunaan material lebih baik, peningkatan kualitas atap dan plafon, penyediaan lantai keramik, perbaikan sanitasi, serta peningkatan instalasi listrik.

Saat ini berdasarkan reviu APIP Inspektorat BNPB, ada rencana pembangunan 19.646 unit huntap bagi masyarakat terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Jumlah itu mencakup pembangunan in-situ maupun relokasi mandiri.

BNPB menyatakan akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk merumuskan kebijakan yang adaptif dan berkeadilan guna mempercepat pemulihan pascabencana di seluruh Indonesia.(AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

Hadiri Maulid dan Pengajian Asy-Syifa, Wabup Aceh Timur Ajak Ulama Perkuat Dakwah Etika Bermedsos

ACEH

Bupati Aceh Timur Pastikan Kembali ke Jakarta November, Tagih Bantuan Jadup dan Stimulan Banjir

ACEH

Bunda PAUD Julok Sambangi SD/MI Ajarkan Edukasi Konservasi Sejak Dini

ACEH

Bupati Al-Farlaky Timbun 1.200 Meter Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok M

ACEH

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

ACEH

Bupati Al-Farlaky Salurkan Bantuan Kitab untuk Dayah di Aceh Timur

ACEH

Respon Komplain Pelanggan , Bupati Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM

BERITA

Bupati Al-Farlaky Kembali Raih Penghargaan, Kali Ini Dari ILMA 2026, Katagori Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana