Home / BERITA

Kamis, 30 Juni 2022 - 14:36 WIB

PT. KKA Bakal Dilelang, Wali Nanggroe Upayakan Hidup Kembali

BANDA ACEH – PT Kertas Kraft Aceh (KKA) Persero yang berlokasi di Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara resmi dibubarkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada Februari lalu, Pemerintah Pusat akan melakukan pelelangan terhadap PT. KKA melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Pasca pengumuman pembubaran PT. KKA, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menempuh berbagai cara, baik dengan koordinasi, konsolidasi dan diskusi dengan berbagai pihak, di Aceh dan ke Pemerintah Pusat agar perusahaan tersebut bisa dihidupkan kembali.

Hari ini Wali Nanggroe melakukan pertemuan dengan Prof. Dr. Ir. Syamsul Rizal, M.Eng., IPU, mantan Rektor Unysiah, sebut Kabag Humas dan Kerjasa Wali Nanggroe, M. Nasir Syamaun MPA.

Pada pertemuan tersebut turut hadir Mike Griffiths dan Staf Khusus Wali Nanggroe Dr. M. Raviq membahas sejumlah agenda upaya menghidupkan kembali PT. Kertas Kraft Aceh (Persero) di Meuligoe Wali Naggroe, Lampeuneuruet, Aceh Besar, Kamis (30/06/2022)

Baca Juga  Raih Keberkahan Ramadhan, Slamet Ariyadi Gandeng Pemuda Timur Daya Bagikan Mushaf Al-Quran

“Ini untuk kesekian kalinya kita melakukan pertemuan dengan Wali Nanggroe dalam upaya menghidupkan kembali PT. KKA,” kata Prof. Syamsul Rizal usai pertemuan di Meuligoe Wali Nanggroe.

Prof. Syamsul Rizal menuturkan, pertemuan nya dengan Wali Nanggroe membicarakan hal-hal yang mesti dilakukan untuk menghidupkan kembali PT. KKA.

“Dalam dua minggu ke depan kita akan berdiskusi kembali tentang rencana-rencana aksi yang harus kita lakukan”, Pungkas Prof. Syamsul.

Hal senada disampaikan Wali Nanggroe usai pertemuan. Ia mengaku telah berkomunikasi dan melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh Aceh dan pemegang kebijakan di Pemerintah Pusat, terkait hajat menghidupkan kembali industri yang pernah menyumbangkan banyak devisa bagi Republik Indonesia.

Baca Juga  Presiden Buka Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiah di Surakarta

Lebih lanjut Wali Nanggroe menambahkan, PT. KKA merupakan industri yang sangat penting keberadaannya bagi Aceh dan salah satu industri besar yang bukan hanya skala nasional, tapi juga skala Asia Tenggara.

“Saya memanggil Prof. Syamsul Rizal, kita juga meminta kepada pengusaha-pengusaha Aceh, salah satunya Rusli Bintang. Sama-sama kita bekerjasama bagaimana caranya kita hidupkan kembali pabrik KKA. Saya selalu sedia untuk memperjuangkan dengan Pemerintah Indonesia, dengan Presiden Jokowi untuk mendapat sokongan,” kata Wali Nanggroe.

“Kalau PT KKA berjalan lagi, pabrik yang termasuk paling besar di Asia Tenggara ini akan memberikan manfaat bagi Aceh. Kita tingkatkan SDM anak-anak Aceh, kemudian harus terlibat di dalam perindustrian yang canggih ini. Inilah tujuan-tujuan dari perjuangan Aceh sebenarnya,” sebut Wali Nanggroe.

Reporter : Ek | Photo : Humas Wali Nanggroe | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Peringatan Maulid di Aceh Memanas: Aparat Minta Bendera Bintang Bulan Diturunkan

BERITA

Bikin Bangga! Veda Ega Pratama Finis ke-6 di Moto3 Mandalika, Buktikan Mental Baja di Tengah Tekanan

ACEH

Kapasitas Gedung Terlampaui, Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Diserbu Jamaah

ACEH

Penuh Haru! H. Maop Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Santuni 40 Anak Yatim di Kantor DPW PA Aceh Timur

BERITA

Aceh dan Sumut Masuk Level Siaga Hujan Sangat Lebat, BMKG: Waspada Banjir Bandang dan Longsor 10-12 Oktober

ACEH

Krueng Geukueh Disiapkan Jadi Gerbang Laut Aceh–Malaysia, Rute Penang Dimatangkan

ACEH

Pemerintah Aceh Jamu Ulama dari 21 Negara, Perkuat Peran Aceh sebagai Serambi Mekkah

ACEH

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Resmi Dibuka di Aceh, Perkuat Persatuan Umat