MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR — Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Ketua Baitul Mal Aceh Timur, Tgk. Rizalhadi, menyatakan komitmen untuk membantu Mukhlis, seorang warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan dengan tempat tinggal tidak layak huni.
Dalam kunjungan bersama unsur Muspika Plus, pemerintah gampong, serta tokoh agama dan masyarakat di Kecamatan Nurussalam, Tgk. Rizalhadi melihat langsung kondisi kehidupan Mukhlis yang membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi tempat tinggal, kesehatan, maupun ekonomi.
Bantuan Rehabilitasi Rumah dan Modal Usaha
Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Group PWDPI Aceh, Baitul Mal Aceh Timur berencana membantu upaya rehabilitasi rumah Mukhlis menjadi hunian yang lebih layak. Bantuan tersebut akan direalisasikan setelah Baitul Mal menerima data dan dokumen pendukung yang konkret dari pemerintah gampong dan pihak Kecamatan Nurussalam sebagai syarat administrasi penyaluran zakat dan infak.
Tidak hanya bantuan fisik rumah, Mukhlis juga direncanakan mendapatkan dukungan modal usaha. Bantuan pemberdayaan ekonomi ini akan diberikan setelah Mukhlis menyelesaikan perawatan kesehatan dan dinilai siap secara mental dan fisik untuk menjalankan usaha secara mandiri.
“Langkah ini diharapkan menjadi awal untuk membantu Mukhlis memperbaiki kondisi kehidupannya, mengurangi beban ekonomi, serta membuka peluang untuk menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat,” ujar salah satu sumber di Baitul Mal Aceh Timur.
Dalam kesempatan itu, turut disampaikan bahwa Ketua Baitul Mal Aceh Timur akan kembali melakukan kunjungan langsung setelah kembali dari agenda dinas di Jakarta, guna memastikan kebutuhan riil Mukhlis dan masyarakat sekitar.
Kepedulian Bersama
Kunjungan yang melibatkan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Ketua Baitul Mal, unsur Muspika Plus Kecamatan Nurussalam, pemerintah gampong, serta para tokoh agama dan masyarakat menjadi bentuk kepedulian bersama dan sinergi lintas sektor dalam penanganan warga dhuafa.
Masyarakat setempat berharap perhatian tersebut tidak berhenti pada kunjungan seremonial semata, tetapi berlanjut dalam bentuk nyata berupa pendampingan kesehatan, dukungan sosial, perbaikan tempat tinggal, serta pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
Mukhlis merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan uluran tangan bersama. Dengan penanganan medis yang tepat, pendampingan psikologis jika diperlukan, serta bantuan sosial yang sesuai kebutuhan, diharapkan ia dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik dan bermandiri.
Hingga berita ini diturunkan, proses pengumpulan data dan verifikasi oleh pihak gampong dan kecamatan masih berlangsung. Media Group PWDPI Aceh akan terus memantau perkembangan kondisi Mukhlis dan realisasi bantuan yang direncanakan oleh pihak terkait.
Penulis: Tim PWDPI Aceh
Editor: Ayahdidien
Catatan Redaksi: Kami membuka ruang hak jawab dan informasi lanjutan dari pihak Baitul Mal, MPU, dan Pemerintah Kecamatan Nurussalam terkait perkembangan bantuan untuk Mukhlis. (*)







