Home / EDUKASI

Rabu, 23 September 2026 - 21:50 WIB

Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Digitalisasi, Dosen UIA Menyapa Desa Wisata Sade

MEDIALITERASI.ID | LOMBOK — Program Studi Perbankan Syariah Universitas Islam Aceh (UIA) bersama dengan Asosiasi Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah (APSKPS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 16–18 September 2026.

Perhelatan akademik lintas negara ini berfokus pada penguatan potensi ekonomi lokal, digitalisasi pemasaran pariwisata, serta literasi keuangan syariah.

Ketua Prodi Perbankan Syariah UIA, Pocut Ainiah SE ME, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan diawali di Desa Wisata Sasak Ende Sengkol, Kecamatan Pujut, pada Rabu, 16 September 2026.

Program tersebut mengusung fokus pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal dan pemasaran digital internasional guna memperluas jangkauan promosi hingga ke mancanegara.

Baca Juga  Rektor IAI Almuslim Aceh Lantik Direktur Pascasarjana dan Pejabat Struktural

“Pendekatan ini memadukan pelestarian identitas budaya dengan pemanfaatan teknologi digital yang relevan dengan perkembangan industri pariwisata global. Melalui program ini, potensi budaya dan tradisi Sasak dikomunikasikan secara kreatif melalui berbagai kanal digital,” ujar Pocut Ainiah, Selasa, 22 September 2026.

Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi

Rangkaian PkM Internasional dilanjutkan di Desa Wisata Sade tersebut melibatkan akademisi dan perwakilan perguruan tinggi anggota APSKPS dari dalam dan luar negeri dengan mengangkat tema “Strengthening the Local Economic Ecosystem of Lombok through Islamic Financial Literacy, Business Digitalization, and Sustainable Entrepreneurship Based on International University Collaboration.”

Baca Juga  Ratusan Mahasiswa IAIN Lhokseumawe Mengabdi di Aceh Utara

Selama kegiatan berlangsung, para akademisi memberikan edukasi intensif yang mencakup tiga pilar utama: literasi keuangan syariah untuk pengelolaan finansial berbasis prinsip syariah, digitalisasi bisnis guna memperluas akses pasar pelaku usaha lokal, serta prinsip kewirausahaan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan sosial.

Sinergi antara perguruan tinggi, pengelola desa wisata, dan masyarakat ini diharapkan mampu mengakselerasi Desa Wisata Sasak Ende dan Sade sebagai destinasi berkelas internasional tanpa menghilangkan karakter budaya lokal yang menjadi identitas utamanya.[af]

Share :

Baca Juga

BERITA

Presiden Prabowo Hadiri 100 Tahun Gontor, Tekankan Pendidikan, Kemandirian Pangan, dan Kedaulatan Maritim

BERITA

IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Periode 2026–2030 Bentuk Jaringan Alumni hingga Luar Negeri

ACEH

Sambangi Museum Tsunami Aceh, Wamenpar Ni Luh Puspa Puji Storytelling Edukator

ACEH

Waled Nuruzzahri Dukung Balai Rehabilitasi Narkoba di Jantho, Desak Pergub Qanun P4GN Segera Diterbitkan

BERITA

Ketua DPRK Aceh Utara Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 20 SD di Kuta Makmur

EDUKASI

Jangan Langsung Mengajar: Mengapa Lima Menit Pertama Menentukan Semangat Belajar Siswa
Menuju PTKIS Unggul, UIA Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

BERITA

Akselerasi Standar Mutu, Rektor UIA Imbau Dosen Perkuat Riset dan Pengabdian

BERANDA

Perceraian Tak Cukup Putus Nikah, Hak Nafkah hingga Harta Bersama Rawan Terabaikan di Mahkamah Syar’iyah