Home / BERITA

Senin, 8 Desember 2025 - 19:57 WIB

Pemko Lhokseumawe Salurkan 5,5 Ton Beras per Desa untuk Ringankan Dampak Ekonomi Pascabanjir

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menyalurkan bantuan pemulihan tahap awal berupa 5,5 ton beras untuk setiap desa di 68 desa pada empat kecamatan terdampak banjir. Bantuan ini diprioritaskan bagi warga yang mengalami kerusakan rumah, kehilangan perabot, serta kehilangan sumber pendapatan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., mengatakan bahwa bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah sebelum pendataan kerusakan secara menyeluruh dan penyusunan program pemulihan jangka panjang diselesaikan.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah pada masa sulit. Bantuan ini diberikan agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ujar Sayuti.

Baca Juga  Dua Bersaudara Tersangka Pengedar Narkoba

Penyaluran beras dilakukan secara bertahap di seluruh desa terdampak. Sejumlah warga terlihat menerima bantuan tersebut dengan penuh kelegaan, mengingat sebagian besar masih berjuang memulihkan kondisi rumah dan usaha mereka.

Nurhayati, seorang pedagang makanan di Lhokseumawe yang rumah dan tempat usahanya terendam banjir hingga setinggi pinggang, mengaku bantuan ini sangat membantu.

“Setelah banjir, kami belum bisa kembali bekerja. Warung kami rusak, kulkas hanyut, dan stok dagangan hilang. Bantuan ini membuat kami lebih tenang untuk beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Banjir yang melanda Lhokseumawe tidak hanya merusak pemukiman, tetapi juga menimbulkan dampak ekonomi yang cukup berat. Lahan pertanian terendam, pedagang kehilangan modal, nelayan tidak dapat melaut karena cuaca ekstrem, dan pekerja harian terpaksa berhenti bekerja akibat fasilitas umum yang belum pulih.

Baca Juga  Wujud Nyata Sinergitas, Camat Bersama Danramil 14/RTP Beri Ucapan Hari Bhayangkara Kepada Kapolsek Ranto Peureulak

Pemko Lhokseumawe memastikan penyaluran beras dilakukan secara merata dan sesuai sasaran. Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan tahap lanjutan berupa pemulihan ekonomi dan rehabilitasi infrastruktur.

Dengan penyaluran bantuan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat melalui masa awal pemulihan dengan lebih stabil sembari menunggu program jangka panjang untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi pascabencana. (EQ)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati