Home / BERITA

Kamis, 18 September 2025 - 15:07 WIB

Ditbinmas Polda Metro Jaya Gelar FGD, Ingatkan Pelajar Berekspresi Sehat dan Aman

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Direktorat Binmas Polda Metro Jaya menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Pemahaman Berekspresi yang Sehat dan Aman bagi Pelajar” di Ruang Rajawali, Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025).

Wadirbinmas Polda Metro Jaya AKBP Gede Pasek Mulyadiana mengatakan kegiatan ini digelar sebagai langkah pencegahan agar pelajar tidak terjerumus dalam aksi unjuk rasa anarkis. Forum ini menghadirkan berbagai pihak untuk memberi masukan tentang cara berekspresi yang sehat, aman, dan sesuai aturan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pelajar memiliki ruang berekspresi yang positif sekaligus tidak terseret ke dalam aksi massa yang bisa membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka,” ujar AKBP Gede Pasek, Selasa (19/9/2025).

Baca Juga  Satgas Pangan Polda Metro Jaya Sidak Harga Minyakita di Pasar Minggu

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, pemutaran video singkat, sambutan, hingga pemaparan materi dari para narasumber. Sesi diskusi interaktif menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah konkret pencegahan keterlibatan pelajar dalam aksi massa yang berpotensi ricuh.

Hadir dalam kegiatan ini Kadisdik DKI Jakarta, Kadinsos DKI Jakarta, Ketua Da’i Kamtibmas Polda Metro Jaya, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Iskandarsyah, serta Komisioner KPAI Klaster Partisipasi Anak Sylvana Maria Apituley. Peserta terdiri dari perwakilan kepala sekolah, guru BK, ketua OSIS, dan orang tua murid.

Dalam paparannya, AKBP Iskandarsyah menegaskan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam menjaga anak. “Polri akan konsisten hadir melalui pendekatan pencegahan, perlindungan, dan kolaborasi dengan sekolah maupun orang tua,” ucapnya.

Baca Juga  Antar Langsung ke Dayah, Ketua PKK Aceh Timur Pastikan Korban Kekerasan Dapat Perlindungan Penuh

Komisioner KPAI Sylvana Maria Apituley menambahkan, pelajar membutuhkan ruang aspirasi yang aman dan positif. Menurutnya, OSIS maupun forum publik yang difasilitasi pemerintah dapat menjadi wadah partisipasi siswa agar tidak terseret ke jalur yang salah.

FGD ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, mulai dari edukasi berpendapat yang sehat, penguatan peran keluarga dan sekolah, peningkatan komunikasi guru-orang tua, kunjungan Polri ke sekolah, hingga penanaman nilai positif melalui pendidikan agama. (H. Ranto)

Share :

Baca Juga

ACEH

Terus Berikhtiar untuk Rakyat! Bupati Iskandar Al-Farlaky Konsisten Perjuangkan Bantuan Jadup Korban Banjir

BERITA

45 Santri Misbahul Ulum Tampilkan Silat Tapak Suci pada Hari Santri Nasional 2026

BERITA

Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan

ACEH

Bantuan UMKM Pusat di Aceh Timur Dikeluhkan, Pedagang Kecil Keluhkan Syarat Administrasi NIB

ACEH

Hadiri Maulid dan Pengajian Asy-Syifa, Wabup Aceh Timur Ajak Ulama Perkuat Dakwah Etika Bermedsos

ACEH

Bupati Aceh Timur Pastikan Kembali ke Jakarta November, Tagih Bantuan Jadup dan Stimulan Banjir

ACEH

Bunda PAUD Julok Sambangi SD/MI Ajarkan Edukasi Konservasi Sejak Dini

ACEH

Bupati Al-Farlaky Timbun 1.200 Meter Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok M