Home / BERANDA / BERITA / OPINI

Rabu, 31 Januari 2024 - 02:02 WIB

Mahfud Jangan Plintat Plintut, Buruan Mundur!

by M Rizal Fadillah | Pemerhati Politik dan Kebangsaan

MENDADAK beli koran Kompas ketika berjalan melirik judul berita “Mahfud MD Menanti Momentum untuk Mundur”. Itu hari Rabu tanggal 24 Januari 2024. Kini tanggal 31 Januari 2024, Mahfud MD belum mundur juga. Weleh payah juga nih orang. Momentum belum ada ? Mungkin tidak akan ada, sebab tidak jelas kriteria apa untuk sang momentum itu.

Pada saat menyatakan siap mundur ia menyatakan akan mengkomunikasikan dulu dengan Presiden Joko Widodo. Untuk apa ? Tawar menawar momentum ? Lucu juga pak Menkopolhukam ini. Lebih lucu lagi ungkapannya bahwa di satu sisi dirinya terikat dengan aturan parpol pengusung namun di sisi lain tak bisa meninggalkan begitu saja amanah dari Presiden Joko Widodo. Nah yang begini sikap plintat-plintut namanya.

Rakyat menuntut adanya satu kata dengan perbuatan. Mahfud MD kecewa atas cawe-cawe Menteri yang menjadi tim sukses Capres/Cawapres.Ia ingin memberi contoh agar tidak ada konflik kepentingan dengan cara mengundurkan diri. Tidak ingin memanfaatkan fasilitas negara untuk kampanye. Akan tetapi nyatanya ketika Capres lain teriak “menang satu putaran” Mahfud masih mutar-mutar mencari satu lubang yang namanya momentum.

Baca Juga  G 30 S PKI DAN G 22 S JOKOWI

Hingga hari ini politik Mahfud MD adalah politik undur-undur. Pemilu tinggal 2 minggu lagi. Benarkah hanya soal konflik kepentingan yang menyebabkan ingin mundur atau memang karena Mahfud MD tidak mampu menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan diri ? Lalu mengeluh dan menggerutu.

Jika Mahfud MD cepat mundur tanpa berputar-putar dalam kisaran argumen yang tidak jelas maka hal itu tentu akan bermanfaat bagi rakyat. Mahfud pun dipastikan mendapat simpati. Ada harapan membawa efek domino bagi mundurnya banyak Menteri. Ini artinya kritik keras atas perilaku politik Jokowi yang semakin brutal dan membabi buta dalam menyukseskan sang putera.

Baca Juga  ISRAEL DATANG, JOKOWI HARUS PULANG ! 

Seharusnya Mahfud bukan menunggu momentum tapi menciptakan momentum. Mundur cepat tanpa berputar-putar. Mahfud harus berani melakukan perlawanan atas penyimpangan para Menteri termasuk Presiden. Partai pengusung khususnya PDIP jangan membuat Mahfud ragu-ragu. Demi demokrasi dorong Mahfud MD untuk segera mundur.

Inilah saatnya untuk bersikap, pak Mahfud. Jika terlambat maka dipastikan seluruhnya menjadi berantakan dan kontra-produktif. Ganjar Mahfud akan kalah dini karena bergerak bagai kura-kura. Melawan kezaliman Jokowi harus tegas dan jelas, bukan dengan basa-basi. Apalagi pakai lobi-lobi atau negosiasi. Banci.

Meski ini bukan urusan cinta-cintaan seperti lagu Elvis Presley tetapi judul ada benarnya juga “It’s Now or Never”.

Pilihan buat Pak Mahfud hanya dua : Now or never. Tomorrow will be too late. (*)

Bandung, 31 Januari 2024

Share :

Baca Juga

BERITA

Hasil Ekshumasi dan Autopsi: Kematian Sutrimo Disebabkan Penyakit Jantung

BERANDA

Distanbun Aceh dan SEKBER Bahas Percepatan Rehab-Rekon Lahan Pertanian Pascabencana

EDUKASI

Dari Penilaian ke Asesmen, dari Hukuman ke Disiplin Positif: Menguji Wajah Baru Pendidikan Indonesia

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi