Home / BERITA

Selasa, 31 Januari 2023 - 07:28 WIB

Dicurigai Penculik Anak, Warga Bebesen di Interogasi Polisi

REDELONG – Polsek Pintu Rime Gayo mengamankan seorang wanita dengan membawa seorang anak di Kampung Rimba Raya Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah, wanita tersebut di amankan oleh warga lantaran dicurigai hendak melakukan penculikan anak.

Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto, S.I.K mengatakan, wanita tersebut di amankan oleh warga pada hari Senin (30/01/2023) sekitar pukul 17:30 WIB lalu di serahkan ke Polsek Pintu Rime Gayo lantaran di curigai akan melakukan penculikan anak.

“Wanita tersebut bernama DSN (18) warga Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, saat di amankan wanita tersebut bersama dengan anak kandungnya yang masih berusia tiga tahun,” kata Indra

Kemudian Indra Novianto menjelaskan setelah di selidiki oleh personel Polsek Pintu Rime Gayo, di ketahui bahwa wanita tersebut datang ke Kampung Rimba Raya untuk mencari pekerjaan sebagai buruh mengutip kopi, Kemudian wanita tersebut menuju ke arah jalan simpang Ara Miko dan bertemu dengan tiga orang anak-anak yang sedang bermain didepan halaman rumah. Kemudian wanita itu memanggil anak-anak tersebut dengan alasan menanyakan pekerjaan.

Baca Juga  Ma'ruf Amin Minta MUI Keluarkan Fatwa Ganja Untuk Medis

“Namun anak-anak tersebut pada saat melihat wanita itu lari karena ketakutan, dan anak-anak tersebut melaporkan kepada orang tua masing-masing. Sehingga orang tua anak-anak tersebut melaporkan kepada Reje Kampung kemudian wanita bersama dengan anak kandungnya tersebut diamankan oleh warga Kampung Rimba Raya, karena dicurigai akan melakukan penculikan anak” Ungkap Indra

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh personel Polsek Pintu Rime Gayo sekitar pukul 23:00 WIB, wanita tersebut diserahkan kepada suaminya yang bernama Eko Sapari, (26) Warga Kampung Kemili Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah, untuk dibawa pulang ke rumah dan penyerahan tersebut disaksikan oleh Tenaga Kesehatan Sosial Kecamatan Pintu Rime Gayo Ati Rabbani.

Dari keterangan sang suami, di ketahui wanita tersebut mengalami gangguan kejiwaan, kemudian berdasarkan keterangan dari Petugas TKSK Dinas Sosial Kecamatan Pintu Rime Gayo bahwa wanita tersebut sudah sering dilakukan perawatan/perehaban di Dinas Sosial Aceh Tengah dan Bener Meriah namun tidak ada perubahan tetap melakukan meminta sumbangan dengan modus membawa anak balitanya supaya mendapat simpati dari masyarakat.

Baca Juga  Medco E&P Bantu Warga Aceh Timur Pasca-Banjir dengan Layanan Kesehatan

Menanggapi hal tersebut Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto, S.I.K menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah menerima isu-isu berita bohong yang menyebarkan Hoax tentang kasus penculikan anak.

“Kita imbau masyarakat agar tidak mudah percaya berita bohong yang disebarkan oleh orang orang tertentu tentang kasus penculikan anak, selaku orang tua memang seharusnya untuk tetap menjaga anak-anaknya namun tidak usah panik dengan banyaknya beredar berita Hoax di media sosial terkait kasus penculikan anak” pungkasnya.

Reporter : EK | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Pemimpin West Papua Army Bantah Narasi Patroli Humanis Operasi Damai Cartenz di Sinak

BERITA

Iran Pertimbangkan Buka Selat Hormuz, Transaksi Minyak Diminta Gunakan Yuan

BERITA

Polda Metro Jaya Langsung Tindak Lanjut Perintah Kapolri : Mengusut Tuntas Kasus Penyiraman Cairan Berbahaya Terhadap Aktivis KontraS

BERITA

Anies Baswedan Tulis Pesan Dukungan untuk Andrie Yunus yang Dirawat di HCU

BERITA

Anies dan Novel Baswedan Jenguk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras di RSCM

BERITA

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, PERMAHI Minta Komisi III DPR Kawal Pengusutan

BERITA

Patroli Humanis Operasi Damai Cartenz Diklaim Hadirkan Rasa Aman bagi Warga Sinak

BERITA

Polisi Ungkap Jaringan Transaksi Senjata untuk KKB di Papua, Lima Orang Jadi Tersangka