Home / BERANDA

Selasa, 8 Oktober 2024 - 12:55 WIB

Balihonya Dirusak,Ini Tanggapan Haji Sulaiman (Tole) Calon Bupati Aceh Timur

MEDIALITERASI.ID |Aceh Timur -Bakal Calon Bupati Aceh Timur Haji Sulaiman (Tole) menanggapi soal baliho yang rusak di beberapa titik Kabupaten Aceh Timur.

Haji Tole yang akrab disapa mengatakan perusakan Baliho tersebut tanda krisis etika dalam berdemokrasi, dan tidak siap untuk bertarung dalam kontestasi pilkada 2024.

“Justru yang merobek itu tidak siap mengikuti kontestasi politik secara berdemokrasi dengan baik,” ujarnya saat di wawancara media ini disalah satu warung kopi di Idi Rayeuk. Selasa (8/10/2024).

Untuk diketahui, dalam pilkada mendatang, Haji Sulaiman (Tole) berpasangan dengan Abdul Hamid (Apung) dengan nomor 1 dan Balihonya di rusak oleh OTK.

Ia menambahkan, dengan kejadian tersebut mau tidak mau pihaknya harus berjiwa besar, yang seharusnya kejadian perusakan baliho ini tidak boleh terjadi di negara berdemokrasi tercinta.

“Kalau di robek kita harus siap, kita buat lagi dan yang penting kepada Tim pemenangan Sulaiman dan Abdul Hamid (SAH) jangan terpancing emosi, jika pun kedapatan oknum yang merusakkan baliho diingatkan saja agar tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

Baca Juga  29 Motivational Quotes For Business And Other Work Environments

Masih lanjutnya Tole ini juga menuturkan, dirinya tidak merasa terancam semuanya baik-baik saja. Dan untuk Baliho yang dirusak dipastikan dipasang lagi.

“Saya tidak pernah merasa diri diancam,” ujarnya.

“Kita menanggapi dengan bijaksana terhadap baliho tersebut. Ia bahkan memilih untuk tidak melaporkan perobekan baliho miliknya ke pihak berwajib.

“Jika ada masyarakat yang kurang berkenan dengan kami, kami hargai sebagai bentuk perbedaan dalam pesta demokrasi,” ujar Haji Tole

Haji Tole menjelaskan bahwa pemasangan baliho tersebut bertujuan untuk memperkenalkan diri sebagai bakal calon Bupati dan wakil Bupati Aceh Timur Baliho-baliho tersebut dipasang di seluruh desa se-Kabupaten Aceh Timur.

Karena itu pihaknya berpesan agar aksi saling merusak tidak terulang kembali.

Baca Juga  Aceh Timur Seleksi 590 Peserta Seleksi Atlit untuk Popda Aceh XVII 

“Jika ada yang tidak berkenan, kalau boleh jangan saling merusak apalagi memprovokasi. Tidak baik, kita mencari Pemimpin Aceh Timur, masyarakat harus tahu yang terbaik untuk memimpin Aceh Timur ke depan,” ucapnya.

Saya berharap agar oknum yang melakukan perusakan tidak mengulangi perbuatannya.

Ia juga berharap perusakan tidak dilakukan kepada bakal calon lainnya, karena pada akhirnya masyarakat yang akan menentukan siapa pemimpin Badung ke depannya.

“Beri kesempatan semua figur yang ingin maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Aceh Timur memperkenalkan dirinya, agar masyarakat dapat menentukan pilihannya sesuai hati nurani didasari atas visi dan misi serta figur yang layak di Aceh Timur.

Untuk diketahui,berikut adalah lokasi baliho yang dirusak oleh OTK diantaranya di kecamatan madat, Pante Bidari,Julok dan Peureulak kota.***

Share :

Baca Juga

BERANDA

Keluarga Besar Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh Sampaikan Duka Cita Atas Bencana Banjir, Longsor, dan Gempa di Aceh

BERANDA

18 Kecamatan Terendam, Bupati Aceh Utara Instruksikan Penanganan Darurat Banjir

ACEH

Aceh Protes, Mentan Amran Dituding ‘Buta’ Hukum: ‘Sabang Bukan Wilayah Pabean Nasional

BERANDA

Workshop E-Kontrak pada Aplikasi SPSE Dorong Percepatan Realisasi PBJ

BERANDA

Rapat Persiapan Sosialisasi SE Gubernur Aceh tentang Peningkatan Kompetensi KPA Digelar BPBJ

BERANDA

BPBJ Setda Aceh Gelar Rapat Persiapan Workshop e-Kontrak

BERANDA

Rapat Rancangan Perlem LKPP Digelar via Daring

BERANDA

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Pra-Rakor Monitoring & Evaluasi MCSP KPK Pemerintah Aceh