Informasi Kami

Alamat : Jln. Line Pipa, Desa Blang Adoe, Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Aceh

We Are Available 24/ 7. Call Now.

Medialiterasi.id | PUNCAK JAYA – Dua anggota TNI di serang oleh gerakan separatis Papua Merdeka di Kampung Kulirik, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah. Kontak tembak terjadi sekira pukul 13.00 WIT hingga pukul 15.50 WIT mengakibatkan Satu prajurit TNI Sertu Ismunandar gugur setelah tertembak di bagian belakang kepala dan terkena bacokan di bahu sebelah kiri dan di atas lutut sebelah kiri. Sementara Serka Salim berhasil menyelamatkan diri. Korban kemudian berhasil di evakuasi sekira pukul 13.40 WIT dengan menggunakan mobil RSUD Mulia

Melansir CeposOnline.com, Kapendam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Candra yang dikonfirmasi Minggu (17/3/2024) malam mengarahkan untuk menghubungi Pangkogabwilhan agar mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sementara Kapen Kogabwilhan, Kol CZI Gusti Nyoman Suriastawa mengaku belum mendapat informasi. “Belum dapat informasi,” singkat Gusti.

Berdasarkan kabar yang berhasil di himpun oleh media ini, Sertu Ismunandar dan Serka Salim mendapatkan informasi dari seseorang, salah satu anggota KKB dari kelompok Yambi ingin bertemu namun ditengah perjalanan kedua TNI tersebut mendapatkan penyerangan.

Sebelumnya Komandan Batalion TPN-PB OPM West Papua Army, Pendison melaporkan bahwa pihaknya mengaku menembak dua anggota Kopassus.

“Satu aparat Kopassus Densus 88 meninggal dunia. Sedangkan satu lagi luka-luka dan sementara menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Puncak Jaya Mulia,” ujar Pendison

Pendison mengatakan, baku tembak antara TPNPB OPM WPA dan Kopassus Densus 88 terjadi dari jam, 03:20 WPB hingga sore hari mengakibatkan satu anggota Kopasus meninggal dunia sementara satu lagi terluka,

“Sedangkan dari pihak kami tidak ada yang korban dan kami akan terus melakukan perlawanan sampai bisa mengusir penjajah dari negeri Papua” kata Pendison”

Panglima Tertinggi WPA, Jenderal Demianus Magai Yogi sebagai penanggungjawab dari tiga sayap militer yakni Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB), Tentara Revolusi West Papua (TRWP) dan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) membenarkan insiden di Kampung Kulirik, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah dilaporkan dari komandan perang Terinus Enumbi Dibawah Pimpinan Komandan Batalion TPNPB OPM West Papua Army Pendison Murid.

Tambahan Yogi menyatakan pasukannya telah berhasil merampas dua pucuk Pistol satu biasa terisi 12 buah Peluru dan kedua biasa terisi 20 buah Peluru pada Minggu 17 Maret 2024, pukul 03 .20 WPB. milik anggota Kopassus Densus 88 itu dirampas di Mulia Papua Tengah.

“Kami akan usir penjajah dari tanah air ini, sampai Papua benar-benar merdeka. Kami tidak akan kompromi dengan musuh kami,” tutupnya. [Magouda Yeimo ]


editor

Medialiterasi.id Portal Media Informasi, Edukasi dan Peradaban Dunia. Melihat Fakta dengan Cara Berbeda Aktual dan Terdepan dalam Menyajikan Beragam Peristiwa di Seluruh Pelosok Nusantara.